Pemerintah Dukung Gelaran Budaya hingga Konser Musik, HWG Event Siap Gaspol
Jum'at, 24 Februari 2023 - 20:50 WIB
Terpisah, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesoedibjo menyebut Indonesia masih tertinggal dari negara lain dalam hal event berbasis konser.
"Kalau kita compare, Indonesia dengan negara tetangga, hanya dari sektor musik saja, revenue-nya kita di bawah Singapura apalagi Australia. Padahal populasi kita besar," tukasnya.
Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa revenue dari musik event jika dilihat tiket online saja untuk Indonesia hanya USD43 juta. Sedangkan Singapura USD63 juta jauh lebih besar, meskipun pada faktanya populasi Indonesia jauh lebih besar dari negara tersebut.
"Ada Australia, USD55 juta. Pertanyaannya kok bisa? Ini bicara konser musik. Jangan-jangan orang Indonesia nonton konsernya di sana. Kenapa dia nonton konser di Singapura atau di negara lain? Apakah lebih nyaman? Jangan-jangan artisnya memang hanya mampir ke sana. Nah itu kan harus dipertanyakan," tuturnya.
Sejalan dengan itu, Angela pun mengatakan bahwa hal ini menjadi dorongan bagi Kemenparekraf untuk bisa lebih baik, sehingga tidak kalah dari negara lain untuk urusan event konser musik.
Selain itu, juga terdapat beberapa hal yang perlu dibenahi agar masyarakat Indonesia tidak lari ke luar negeri hanya untuk menyaksikan pertunjukan musik.
Baca juga: Musisi Tanah Air Dukung Keputusan Pemerintah Permudah Izin Konser dan Acara Olahraga
HWG Event Gandeng Banyak Musisi Ternama
Sementara itu, salah satu promotor musik Indonesia, HWG Events, yang dideklarasikan pada 18 Juli 2022 telah menghadirkan musisi-musisi ternama Indonesia maupun internasional.
"Kalau kita compare, Indonesia dengan negara tetangga, hanya dari sektor musik saja, revenue-nya kita di bawah Singapura apalagi Australia. Padahal populasi kita besar," tukasnya.
Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa revenue dari musik event jika dilihat tiket online saja untuk Indonesia hanya USD43 juta. Sedangkan Singapura USD63 juta jauh lebih besar, meskipun pada faktanya populasi Indonesia jauh lebih besar dari negara tersebut.
"Ada Australia, USD55 juta. Pertanyaannya kok bisa? Ini bicara konser musik. Jangan-jangan orang Indonesia nonton konsernya di sana. Kenapa dia nonton konser di Singapura atau di negara lain? Apakah lebih nyaman? Jangan-jangan artisnya memang hanya mampir ke sana. Nah itu kan harus dipertanyakan," tuturnya.
Sejalan dengan itu, Angela pun mengatakan bahwa hal ini menjadi dorongan bagi Kemenparekraf untuk bisa lebih baik, sehingga tidak kalah dari negara lain untuk urusan event konser musik.
Selain itu, juga terdapat beberapa hal yang perlu dibenahi agar masyarakat Indonesia tidak lari ke luar negeri hanya untuk menyaksikan pertunjukan musik.
Baca juga: Musisi Tanah Air Dukung Keputusan Pemerintah Permudah Izin Konser dan Acara Olahraga
HWG Event Gandeng Banyak Musisi Ternama
Sementara itu, salah satu promotor musik Indonesia, HWG Events, yang dideklarasikan pada 18 Juli 2022 telah menghadirkan musisi-musisi ternama Indonesia maupun internasional.
Lihat Juga :