Pendapatan Minyak dan Gas Rusia Anjlok 40% di Januari, Sanksi Barat Makan Korban
Jum'at, 03 Maret 2023 - 09:35 WIB
"Proyeksi kami, penurunan penerimaan migas ini akan lebih curam dalam beberapa bulan mendatang. Dan bahkan lebih curam dalam jangka menengah, sebagai akibat dari kurangnya akses ke teknologi dan investasi," kata Kepala IEA, Fatih Birol kepada Reuters.
Rusia telah babak belur oleh sanksi selama setahun terakhir, sejak invasinya terhadap Ukraina menyebabkan rentetan pembatasan perdagangan dari negara-negara barat. Ditambah pelanggan Eropa mulai bergeser dari impor gas dan minyak Rusia.
Saat ini Rusia sedang berjuang untuk menyalurkan pasokan energinya setelah produk minyak mentah dan minyaknya dijauhi oleh pelanggan Eropa. Hanya ada segelintir pembeli minyak mentah Rusia yang tersisa di pasar, dan hampir 2 juta barel diesel Rusia terdampar di laut karena kurangnya pembeli, menurut data Kpler.
Baca Juga: Meneropong Cara Ekonomi Rusia Tetap Bertahan di Tengah Gelombang Sanksi Barat dalam Setahun
Sementara itu Presiden Vladimir Putin belum lama ini menyebut batas harga minyak yang digagas negara kaya G7 sebagai tindakan 'bodoh'. Dimana langkah itu telah menyebabkan kerugian USD15 juta untuk Moskow dalam minggu terakhir tahun 2022 saja, dengan bank sentral Rusia menggambarkan langkah itu sebagai "guncangan ekonomi" terhadap ekonominya.
Rusia telah babak belur oleh sanksi selama setahun terakhir, sejak invasinya terhadap Ukraina menyebabkan rentetan pembatasan perdagangan dari negara-negara barat. Ditambah pelanggan Eropa mulai bergeser dari impor gas dan minyak Rusia.
Saat ini Rusia sedang berjuang untuk menyalurkan pasokan energinya setelah produk minyak mentah dan minyaknya dijauhi oleh pelanggan Eropa. Hanya ada segelintir pembeli minyak mentah Rusia yang tersisa di pasar, dan hampir 2 juta barel diesel Rusia terdampar di laut karena kurangnya pembeli, menurut data Kpler.
Baca Juga: Meneropong Cara Ekonomi Rusia Tetap Bertahan di Tengah Gelombang Sanksi Barat dalam Setahun
Sementara itu Presiden Vladimir Putin belum lama ini menyebut batas harga minyak yang digagas negara kaya G7 sebagai tindakan 'bodoh'. Dimana langkah itu telah menyebabkan kerugian USD15 juta untuk Moskow dalam minggu terakhir tahun 2022 saja, dengan bank sentral Rusia menggambarkan langkah itu sebagai "guncangan ekonomi" terhadap ekonominya.
Lihat Juga :