Kandidat Ketua Umum Gapki Mengerucut ke Dua Figur

Rabu, 08 Maret 2023 - 03:29 WIB
Soal hadirnya Dwi Sutoro yang disebut-sebut sebagai pesaing utamanya, Eddy malah mengaku senang. “Inilah dinamika berorganisasi itu. Gapki semakin berwarna,” ujarnya di Bali, Selasa petang (7/3/2023).

Apapun hasilnya nanti, Eddy berharap agar semua insan Gapki legowo menerima. “Perbedaan adalah simpul satu sama lain. Kita harus tetap bersama, saling topang dan rangkul,” pintanya.

Jika terpilih menjadi Ketua Umum Gapki periode 2023-2028, Eddy akan mendorong Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) berjalan lancar. Soalnya, kalau PSR lancar, ini akan bisa menopang produktifitas minyak sawit nasional yang empat tahun belakangan trendnya menurun.

(Baca juga:Gapki Perlu Perkuat Diplomasi dan Komunikasi Luar Negeri)

Padahal kebutuhan minyak sawit dari tahun ke tahun selalu meningkat. Data terakhir menunjukkan, konsumsi dalam negeri sudah mencapai 21 juta ton. Kebutuhan minyak sawit dalam negeri tahun ini diyakini akan meningkat menyusul diterapkannya mandatori B35. “Penerapan B35 akan ada tambahan kebutuhan sekitar 3 juta ton CPO,” kata Eddy.

Karena itulah, kata Eddy, jika terpilih menjadi Ketua Umum Gapki, dirinya juga akan mendorong dibuatnya roadmap industri sawit nasional. Karena dengan peta jalan tersebut akan jelas penggunaan minyak nabati ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!