Sri Mulyani: Semua Punya Utang, Negara Islam Juga

Sabtu, 18 Juli 2020 - 16:09 WIB
"Utang itu banyak dimensi ada utang yang haram, ada yang diartikan riba ada juga utang yang diartikan benci dan enggak menerima utang itu dibenci," katanya.

Dia menekankan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengelola keuangan negara dan pembiayaan selalu dengan hati-hati. Seperti pembayaran utang dengan adanya menggenjot investasi dan pajak untuk bisa menghasilkan penerimaan negara yang nantinya jadi alat pembayaran dalam pelunasan utang.

(Baca Juga: Bank Dunia Peringatkan Utang Bisa Hambat Jalur Ekonomi RI Menuju Pemulihan )

"Kita negara kaya, pendapatannya itu berasal dari sumber daya alam dan membayar pajak royalti dan kita kumpulkan. Kita perlu pengumpulan pendapatan dari seluruh sumber," jelasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!