Gabung Vale dan Huayou, Ford Investasi Proyek Nikel di Indonesia

Jum'at, 31 Maret 2023 - 16:03 WIB
Dia mengatakan bahwa Vale memiliki 30% saham di proyek tersebut dengan sisanya dikendalikan oleh Ford dan Huayou. Namun demikian pihaknya tidak merinci nilai investasi yang digelontorkan Ford.

Namun diproyeksikan industri tersebut akan menghasilkan 120.000 ton endapan hidroksida campuran per tahun merupakan bahan yang diekstraksi dari bijih nikel untuk digunakan dalam baterai EV.

"Ford dapat membantu memastikan bahwa nikel yang kami gunakan dalam baterai kendaraan listrik ditambang, diproduksi dalam standar ESG yang sama sebagai bagian dari bisnis kami di seluruh dunia," kata Chief Government Affairs Officer Ford Christopher Smith.

Baca Juga: Bikin Bayar Cicilan Lancar, Ford Siapkan Teknologi Debt Collector

Sebagai informasi, Pemerintah Indonesia telah melarang ekspor bijih nikel yang belum diproses sejak tahun 2020. Pemerintah juga mengajak produsen kendaraan listrik global seperti Tesla dan Grup BYD China untuk berinvestasi di Indonesia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!