Cegah Korupsi di Perusahaan, IICD dan CIPE Dorong Program CAC
Selasa, 21 Juli 2020 - 09:32 WIB
Foto/SINDOnews
JAKARTA - Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD) bersama dengan Center for International Private Enterprises (CIPE) membentuk program atau kegiatan Collective Action Initiative Againts Corruption (CAC). Program ini dinilai efektif dalam mencegah terjadinya praktik korupsi di Indonesia, khususnya dari manajemen perusahaan seperti di sektor swasta.
Ketua Task Force CAC Andi Ilham Said mengatakan, mereka menyadari bahwa peranan sektor swasta sangat penting dalam menangani korupsi secara efektif sekaligus menciptakan solusi yang mendukung prioritas pembangunan di Indonesia.
"CAC menyediakan platform bagi sektor bisnis untuk menjadi bagian dari solusi untuk masalah korupsi. Melibatkan lebih banyak entitas bisnis dan membantu mereka memasang kebijakan dan mekanisme antikorupsi akan secara langsung mengurangi risiko penyuapan secara keseluruhan. Mengingat momentum antikorupsi yang terus bergulir dan partisipasi perusahaan swasta yang semakin meningkat dari semua jenis dan ukuran," kata Andi, di Jakarta, Senin (20/7/2020). (Baca: Pasukan TNI Berhasil Selamatkan Warga AS dari Penyanderaan di Kongo)
Andi mengatakan, ketika mayoritas pemain utama dari masing-masing industri mengadopsi praktik bisnis bersih, hal itu akan secara signifikan mengubah lanskap bisnis keseluruhan. Korupsi dalam segala bentuk pun pada akhirnya akan menjadi praktik yang tidak dapat diterima.
Ketua Task Force CAC Andi Ilham Said mengatakan, mereka menyadari bahwa peranan sektor swasta sangat penting dalam menangani korupsi secara efektif sekaligus menciptakan solusi yang mendukung prioritas pembangunan di Indonesia.
"CAC menyediakan platform bagi sektor bisnis untuk menjadi bagian dari solusi untuk masalah korupsi. Melibatkan lebih banyak entitas bisnis dan membantu mereka memasang kebijakan dan mekanisme antikorupsi akan secara langsung mengurangi risiko penyuapan secara keseluruhan. Mengingat momentum antikorupsi yang terus bergulir dan partisipasi perusahaan swasta yang semakin meningkat dari semua jenis dan ukuran," kata Andi, di Jakarta, Senin (20/7/2020). (Baca: Pasukan TNI Berhasil Selamatkan Warga AS dari Penyanderaan di Kongo)
Andi mengatakan, ketika mayoritas pemain utama dari masing-masing industri mengadopsi praktik bisnis bersih, hal itu akan secara signifikan mengubah lanskap bisnis keseluruhan. Korupsi dalam segala bentuk pun pada akhirnya akan menjadi praktik yang tidak dapat diterima.
Lihat Juga :