CORE: Perdagangan Surplus, Tapi Gara-gara Impornya Terkontraksi

Selasa, 21 Juli 2020 - 15:32 WIB
Dia menuturkan, tekanan ekspor terjadi karena beberapa negara tujuan utama ekspor, seperti China, Uni Eropa, dan negara-negara ASEAN, belum sepenuhnya pulih. Sejalan dengan masih rendahnya pertumbuhan konsumsi dan ekspor mereka, permintaan ekspor dari negara-negara tersebut masih relatif rendah dibandingkan dengan tahun lalu.

Selain itu, jelas dia, turunnya pertumbuhan ekspor juga dipengaruhi oleh harga komoditas yang masih rendah jika dibandingkan dengan tahun lalu.

"Beberapa harga ekspor andalan Indonesia, seperti minyak sawit dan batubara, yang masing-masing tumbuh -21% dan 15%, pada bulan Juni 2020 dibandingkan harga pada akhir tahun lalu (ytd)," papar Ina.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!