Swasembada Gula Belum Tercapai, Ini Tanggapan Kepala Bapanas

Sabtu, 06 Mei 2023 - 15:54 WIB
"Jadi mungkin ini lintas sektoral, kita tidak bisa swasembada langsung ya, harus disiapkan lahannya, bibitnya, kemudian bagaimana tahun depan, tadi kita bicara soal varietas unggul, bongkar ratoon (peremajaan). Jadi semua tentunya harus berkolaborasi," tandasnya.

Meski demikian, dirinya memastikan impor gula tak akan mempengaruhi harga beli bagi petani tebu. Faktor penting lainnya yakni penyiapan lahan tebu sebesar 700.000 hektar yang telah dibicarakan dengan Kementerian BUMN dan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Untuk swasembada sendiri sebenarnya pemerintah harusnya mulai menyiapkan sampai dengan 700.000 hektar hitungannya dan kemarin sudah diinisiasi oleh menteri BUMN. Tentunya dengan presiden untuk menyiapkan bagaimana supaya kita bisa menyiapkan onfarm sampai off farm," urainya.

"Jadi tidak bisa sepotong-sepotong, harus holistik mulai dari produksinya disiapkan sampai dengan off farm pabriknya," pungkas Arif.

Baca juga: Dikait-kaitkan dengan Gubernur Lampung Gegara Kritikan, Ini Sosok Perusahaan Gula Terbesar di Indonesia

Sementara itu terkait musim giling di Pabrik Gula (PG) Krebet Baru, diperkirakan pada musim giling tahun 2023 ini PG Krebet Baru mampu menghasilkan gula sekitar 130.000-140.000 ton.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!