Angkat Jempol! Tak Mau Tambangnya Dikuasai China, Kongo Minta Jatah Lebih Besar
Kamis, 25 Mei 2023 - 14:32 WIB
Dua anggota komisi yang tidak berwenang berbicara di depan umum membenarkan keaslian dokumen dan kesimpulan yang belum pernah dilaporkan sebelumnya. Kedua sumber mengatakan kesimpulan tersebut akan menjadi dasar pembicaraan Kongo dengan perusahaan China.
"Pemerintah Kongo dan kepresidenan tidak menanggapi permintaan komentar," tulis Reuters ketika mengonfirmasi masalah ini.
Berdasarkan dokumen yang dilihat oleh Reuters, komisi itu mengatakan Kongo harus mencari bagian yang lebih besar di Sicomines karena perjanjian 2008 tidak memperhitungkan cadangan senilai USD90,9 miliar atau sekitar Rp1.305 triliun (kurs Rp14.500) yang dibawa Gecamines ke kesepakatan itu.
Perusahaan China Power Construction Corporation of China, juga dikenal sebagai Sinohydro, dan China Railway Group Limited, tidak menanggapi permintaan komentar.
Sinohydro Corp dan China Railway Group Limited telah setuju untuk membangun jalan dan rumah sakit dengan imbalan 68% saham di Sicomines, usaha patungan kobalt dan tembaga dengan perusahaan pertambangan negara Gecamines.
Kongo adalah produsen bahan baterai kobalt terbesar di dunia, dan produsen tembaga utama. Komisi tersebut mengatakan Kongo harus mendapatkan 60% saham di Sicomines untuk Gecamines dan anak perusahaannya, 10% saham yang tidak dapat dicairkan untuk negara bagian, dan 30% untuk perusahaan China, sehingga kesepakatan usaha patungan dinilai lebih adil.
"Pemerintah Kongo dan kepresidenan tidak menanggapi permintaan komentar," tulis Reuters ketika mengonfirmasi masalah ini.
Berdasarkan dokumen yang dilihat oleh Reuters, komisi itu mengatakan Kongo harus mencari bagian yang lebih besar di Sicomines karena perjanjian 2008 tidak memperhitungkan cadangan senilai USD90,9 miliar atau sekitar Rp1.305 triliun (kurs Rp14.500) yang dibawa Gecamines ke kesepakatan itu.
Perusahaan China Power Construction Corporation of China, juga dikenal sebagai Sinohydro, dan China Railway Group Limited, tidak menanggapi permintaan komentar.
Sinohydro Corp dan China Railway Group Limited telah setuju untuk membangun jalan dan rumah sakit dengan imbalan 68% saham di Sicomines, usaha patungan kobalt dan tembaga dengan perusahaan pertambangan negara Gecamines.
Kongo adalah produsen bahan baterai kobalt terbesar di dunia, dan produsen tembaga utama. Komisi tersebut mengatakan Kongo harus mendapatkan 60% saham di Sicomines untuk Gecamines dan anak perusahaannya, 10% saham yang tidak dapat dicairkan untuk negara bagian, dan 30% untuk perusahaan China, sehingga kesepakatan usaha patungan dinilai lebih adil.
Lihat Juga :