Agar Terserap Maksimal, HT Usul Bantuan untuk Pelaku Usaha Tak Melulu Lewat Perbankan
Kamis, 23 Juli 2020 - 21:51 WIB
Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT). Foto/Dok SINDOphoto/Adam Erlangga
JAKARTA - Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) menyarankan agar program bantuan kepada para pelaku usaha, sebagian dananya langsung disalurkan oleh kementerian terkait. Pasalnya, jika dipaksakan melalui perbankan, dikhawatirkan tak terserap maksimal.
"Kalau boleh usul, sekarang ini dana bantuan dari pemerintah masuk ke bank penyangga. Saya rasa itu akan sulit turun ke bawah, karena itu kan tanggung jawabnya mereka yang terbebani. Kalau boleh ada bagian yang didistribusikan langsung oleh kementerian," kata HT saat berdiskusi dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio secara virtual dalam Manajer Gorum MNC Group XL VIII, Kamis (23/7/2020).
Dia mengaku telah membicarakan masalah itu dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. "Saya pernah tanya ke Pak Airlangga, memang kebijakannya seperti itu," ujarnya. (Baca: Jika Beleidnya Kelar, Korporasi Padat Karya Bisa Dapat Suntikan Modal )
HT menuturkan, saat itu Menko Perekonomian Airlangga, memberikan solusi dengan cara mencetak uang tunai lebih banyak bila memang ingin tak melalui perbankan.
"Kalau boleh usul, sekarang ini dana bantuan dari pemerintah masuk ke bank penyangga. Saya rasa itu akan sulit turun ke bawah, karena itu kan tanggung jawabnya mereka yang terbebani. Kalau boleh ada bagian yang didistribusikan langsung oleh kementerian," kata HT saat berdiskusi dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio secara virtual dalam Manajer Gorum MNC Group XL VIII, Kamis (23/7/2020).
Dia mengaku telah membicarakan masalah itu dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. "Saya pernah tanya ke Pak Airlangga, memang kebijakannya seperti itu," ujarnya. (Baca: Jika Beleidnya Kelar, Korporasi Padat Karya Bisa Dapat Suntikan Modal )
HT menuturkan, saat itu Menko Perekonomian Airlangga, memberikan solusi dengan cara mencetak uang tunai lebih banyak bila memang ingin tak melalui perbankan.
Lihat Juga :