Mitigasi Kekeringan, Ganjar Ajak Warga Tandur Pangan di Rumah
Rabu, 21 Juni 2023 - 14:30 WIB
Termasuk air bersih perlu terus dijaga karena berpotensi mengakibatkan demam berdarah.
Lebih lanjut, Ganjar menyebut upaya-upaya ini berkaca pada kemarau El Nino yang melanda Jateng pada 2019 lalu selama 9 bulan.
Baca Juga: Ganjar Gelontorkan Bantuan Keuangan Rp1,7 Triliun Angkat Perekonomian Desa
Dampak-dampak tersebut telah diantisipasi dan dipetakan di wilayah rawan kekeringan seperti Brebes, Tegal, Demak, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Wonogiri. Berdasarkan pantauan BMKG, Fenomena El Nino sudah terjadi di wilayah Jateng. Fenomena ini ditandai dengan cuaca kemarau dan turunnya curah hujan.
Ganjar memperkirakan puncak kemarau terjadi antara Juli-Agustus. Dia meminta agar setiap OPD betul-betul menyiapkan diri tujuannya agar bisa memenuhi kebutuhan pangan. "Jadi ini kita siapkan rencana aksi, mitigasi risiko dari dampak El Nino," jelasnya.
Lebih lanjut, Ganjar menyebut upaya-upaya ini berkaca pada kemarau El Nino yang melanda Jateng pada 2019 lalu selama 9 bulan.
Baca Juga: Ganjar Gelontorkan Bantuan Keuangan Rp1,7 Triliun Angkat Perekonomian Desa
Dampak-dampak tersebut telah diantisipasi dan dipetakan di wilayah rawan kekeringan seperti Brebes, Tegal, Demak, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Wonogiri. Berdasarkan pantauan BMKG, Fenomena El Nino sudah terjadi di wilayah Jateng. Fenomena ini ditandai dengan cuaca kemarau dan turunnya curah hujan.
Ganjar memperkirakan puncak kemarau terjadi antara Juli-Agustus. Dia meminta agar setiap OPD betul-betul menyiapkan diri tujuannya agar bisa memenuhi kebutuhan pangan. "Jadi ini kita siapkan rencana aksi, mitigasi risiko dari dampak El Nino," jelasnya.
(nng)
Lihat Juga :