Was-was, Presiden Buruh Sebut 120 Ribu Orang Terancam PHK di 2023

Jum'at, 23 Juni 2023 - 17:15 WIB
Di satu sisi, adanya kebijakan beberapa negara seperti China yang merupakan market terbesar di Asia Tenggara dan sebagai opsi terdekat untuk substitusi negara tujuan, juga mulai membatasi produk-produk yang masuk kenegaranya.

"Selain itu membanjiri barang impor dari China, akibatnya pasar domestik tergerus oleh barang impor, pabrik tekstil yang seharusnya mereka bisa mengisi dalam pasar penjualan domestik, kalah bersaing, karena murah sekali," kata Said Iqbal dalam konferensi pers virtual, Jumat (23/6/2023).

Baca Juga: Soal Investasi China, BKPM: Sangat Agresif, Terutama di Sumber Daya Alam

Said Iqbal juga merinci beberapa perusahaan yang berpotensi melakukan PHK kepada karyawannya adalah PWI (Parkland World Indonesia) di Tangerang. Rencananya perushaan tersebut bakal melakukan PHK pada 3.000 karyawan lagi pada gelombang II tahun ini.

Selain itu ada PT Panarub Industry yang terus melanjutkan trend PHK, selanjutnya ada perusahaan asal Cirebon yaitu PT Long Rich produsen pakaian dan sepatu, PT. Bintang Baru Sukses (BBS) di Majalengka, dan dua perusahaan lagi di Jawa Tengah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!