IMF Minta Jokowi Pikir-pikir Lagi Soal Larangan Ekspor Komoditas
Senin, 26 Juni 2023 - 18:08 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menggelar pertemuan dengan Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva di Hotel Rihga Royal, Hiroshima, Jepang. FOTO/dok.SINDOnews
JAKARTA - Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/ IMF ) dalam laporan terbarunya meminta Pemerintah Indonesia mempertimbangkan kebijakan pembatasan ekspor komoditas mentah. IMF juga mengimbau Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) tidak memperluas pembatasan ekspor pada komoditas lain.
"Para direktur IMF mengimbau untuk mempertimbangkan penghapusan pembatasan ekspor secara bertahap dan tidak memperluas pembatasan tersebut pada komoditas lain," tulis laporan IMF terbaru "IMF Executive Board Concludes 2023 Article IV Consultation with Indonesia" dikutip, Senin (26/6/2023).
Baca Juga: Jokowi Resmi Larang Ekspor Bijih Bauksit mulai Juni 2023
Terdapat strategi diversifikasi Indonesia yang berfokus pada kegiatan hilirisasi dari komoditas mentahnya, seperti nikel. IMF pun menyambut baik ambisi Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah dalam ekspor, menarik investasi asing langsung, dan memfasilitasi alih keterampilan dan teknologi.
"Para direktur IMF mengimbau untuk mempertimbangkan penghapusan pembatasan ekspor secara bertahap dan tidak memperluas pembatasan tersebut pada komoditas lain," tulis laporan IMF terbaru "IMF Executive Board Concludes 2023 Article IV Consultation with Indonesia" dikutip, Senin (26/6/2023).
Baca Juga: Jokowi Resmi Larang Ekspor Bijih Bauksit mulai Juni 2023
Terdapat strategi diversifikasi Indonesia yang berfokus pada kegiatan hilirisasi dari komoditas mentahnya, seperti nikel. IMF pun menyambut baik ambisi Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah dalam ekspor, menarik investasi asing langsung, dan memfasilitasi alih keterampilan dan teknologi.
Lihat Juga :