Ekonomi Mulai Pulih, Tiga Risiko Global Perlu Diwaspadai
Rabu, 28 Juni 2023 - 17:59 WIB
"Saat ini, Indonesia masih perlu mewaspadai risiko eksternal yang masih tinggi, yang menurut IMF bersumber dari berbagai faktor," ucap Febrio.
Pertama, perlambatan ekonomi global yang dapat memberi tekanan pada harga beberapa komoditas ekspor Indonesia. Kedua, volatilitas pasar keuangan global antara lain akibat sentimen kegagalan perbankan AS dan pengetatan likuidi-tas global.
"Ketiga, tensi geopolitik yang cenderung meningkat. Di sisi lain, pemulihan ekonomi China diharapkan menguat dan tren moderasi inflasi mitra dagang Indonesia berlanjut sehingga dapat mendorong prospek ekonomi ke depan," sambungnya.
Untuk jangka menengah-panjang, pemerintah juga terus mendorong kebijakan ekonomi yang penuh kehati-hatian dan berorientasi pada reformasi struktural yang menyeluruh. Konsolidasi kebijakan makroekonomi juga terus dilakukan, termasuk telah kembalinya tingkat defisit APBN ke level di bawah 3% PDB, satu tahun lebih cepat dari rencana awal.
Baca Juga: Lampaui Pertumbuhan Ekonomi RI dan 4 Provinsi, Pakar: Program Ganjar Sukses Genjot Perekonomian Jateng
Pertama, perlambatan ekonomi global yang dapat memberi tekanan pada harga beberapa komoditas ekspor Indonesia. Kedua, volatilitas pasar keuangan global antara lain akibat sentimen kegagalan perbankan AS dan pengetatan likuidi-tas global.
"Ketiga, tensi geopolitik yang cenderung meningkat. Di sisi lain, pemulihan ekonomi China diharapkan menguat dan tren moderasi inflasi mitra dagang Indonesia berlanjut sehingga dapat mendorong prospek ekonomi ke depan," sambungnya.
Untuk jangka menengah-panjang, pemerintah juga terus mendorong kebijakan ekonomi yang penuh kehati-hatian dan berorientasi pada reformasi struktural yang menyeluruh. Konsolidasi kebijakan makroekonomi juga terus dilakukan, termasuk telah kembalinya tingkat defisit APBN ke level di bawah 3% PDB, satu tahun lebih cepat dari rencana awal.
Baca Juga: Lampaui Pertumbuhan Ekonomi RI dan 4 Provinsi, Pakar: Program Ganjar Sukses Genjot Perekonomian Jateng
Lihat Juga :