Menko Airlangga Beberkan Beragam Fasilitas untuk Ekspor UMKM di Australia

Senin, 03 Juli 2023 - 15:48 WIB
Pada kesempatan yang sama, CEO Livingstone International Ivan Paulus pada presentasinya mewakili diaspora Indonesia di Australia menyampaikan bahwa produk-produk Indonesia cukup diminati di Australia. Namun demikian, saat ini nilai serap masih dinilai rendah, dari 65.000 jenis produk dengan nilai impor USD220 juta, Indonesia masih di bawah 12% sehingga dibutuhkan percepatan produksi dari pabrik-pabrik serta UMKM Indonesia untuk memasok kebutuhan atas produk Indonesia yang semakin besar di Australia.

Baca Juga: Resmikan Industrial Park di Kepri, Airlangga: Dorong Ekonomi dan Rantai Pasok Global

“Kami berkomitmen mengalihkan sebanyak mungkin produk impor dari China menjadi produk dari Indonesia,” ujar Ivan yang juga merupakan penerima penghargaan Primaduta Award 2022. Ivan juga memperkenalkan para pelaku UMKM diaspora Indonesia yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Pada pertemuan tersebut Menko Airlangga dan Menlu Retno juga menyaksikan penandatanganan Memorandum of Understanding atau kontrak dagang antara Livingstone International dengan PT Asia Cakra Ceria Plastik dan Livingstone dengan La Moringa. Sementara MoU Kerja sama antara UMKM Yogyakarta dengan para pelaku UMKM di Melbourne yang menggunakan dana keistimewaan DI Yogyakarta, telah dilakukan sebelumnya pada 8 Februari 2023 yang lalu.

Dalam kesempatan tersebut Menko Perekonomian, Menteri Luar Negeri, dan Dubes RI Canberra berkesempatan untuk mencoba vending machine yang menyajikan berbagai makanan dan minuman produksi Indonesia yang dipasarkan di Australia. Para menteri dan Dubes RI juga mengendarai buggy untuk meninjau gudang yang menampung berbagai produk Indonesia tersebut.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!