Fenomena Sampah Makanan di Tengah Ancaman Pangan: Timbulkan Kerugian Rp551 Triliun per Tahun
Minggu, 09 Juli 2023 - 10:42 WIB
Pada September 2022, anggota Komisi IV DPR RI Suhardi Duka pernah menyoroti data Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 (Ditjen PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tahun 2021, yang menyebutkan volume sampah di Indonesia tercatat 68,5 juta ton. Pada tahun 2022 angkanya naik mencapai 70 juta ton.
Berdasarkan jenisnya, mayoritas timbulan sampah nasional pada 2022 berupa sampah sisa makanan dengan proporsi 41,55%. Kemudian sampah plastik berada di urutan kedua dengan proporsi 18,55%.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan ancaman krisis pangan diperparah dengan adanya masalah food loss and food waste atau sampah makanan. Menurut Mentan sampah makanan menjadi ancaman selain perubahan iklim dan perang yang menghambat rantai pasok.
Food loss adalah hilangnya bahan makanan di rantai pasok yang disebabkan biasanya karena bahan makanan yang rusak sebelum sampai ke konsumen. Kondisi itu bisa terjadi karena tanaman yang rusak, gagal panen akibat iklim yang buruk.
Sedangkan food waste sendiri merupakan makanan sisa atau makanan yang tidak habis oleh konsumen yang pada akhirnya menyebabkan limbah makanan yang menumpuk. Food waste biasanya terjadi akibat sifat konsumen yang kerap membuang makanan yang sudah jadi.
"Isu itu kini menjadi penting di tengah ancaman global, hasil kajian FAO menunjukkan sepertiga bahan pangan yang diproduksi dunia terbuang dan menjadi sampah yang tidak dapat didaur ulang," kata Mentan.
Berdasarkan jenisnya, mayoritas timbulan sampah nasional pada 2022 berupa sampah sisa makanan dengan proporsi 41,55%. Kemudian sampah plastik berada di urutan kedua dengan proporsi 18,55%.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan ancaman krisis pangan diperparah dengan adanya masalah food loss and food waste atau sampah makanan. Menurut Mentan sampah makanan menjadi ancaman selain perubahan iklim dan perang yang menghambat rantai pasok.
Food loss adalah hilangnya bahan makanan di rantai pasok yang disebabkan biasanya karena bahan makanan yang rusak sebelum sampai ke konsumen. Kondisi itu bisa terjadi karena tanaman yang rusak, gagal panen akibat iklim yang buruk.
Sedangkan food waste sendiri merupakan makanan sisa atau makanan yang tidak habis oleh konsumen yang pada akhirnya menyebabkan limbah makanan yang menumpuk. Food waste biasanya terjadi akibat sifat konsumen yang kerap membuang makanan yang sudah jadi.
"Isu itu kini menjadi penting di tengah ancaman global, hasil kajian FAO menunjukkan sepertiga bahan pangan yang diproduksi dunia terbuang dan menjadi sampah yang tidak dapat didaur ulang," kata Mentan.
Lihat Juga :