TKA China 'Bikin' Proyek Kereta Cepat Molor Lagi, Biaya Investasi Kian Mahal
Senin, 27 Juli 2020 - 17:14 WIB
Akibat pandemi, banyak TKA China yang tertahan di negaranya dan tidak bisa masuk ke Indonesia. Setelah lockdown mulai dibuka, proyek ini pun kembali berjalan dengan lebih lancar.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga sempat menginstruksikan agar jalur kereta ini diintegrasikan atau diperpanjang hingga ke Surabaya, Jawa Timur. "Itu masih di (ranah) kebijakan, di kami, pelaksana, belum ada arahan lebih lanjut untuk itu," tukas Chandra.
(Baca Juga: Kereta Cepat Berlanjut, Erick: Lapangan Kerja Bakal Bertambah )
Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung akan tetap dilanjutkan oleh pemerintah, dimana akan diteruskan hingga Surabaya. Hal itu disampaikan oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bahwa, dimana hal itu sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Arahan bapak Presiden, kereta cepat ini dilanjutkan. Artinya pembicaraannya dari Jakarta-Bandung, Bandung-Surabaya sehingga tentu nanti akan ditindaklanjuti Menteri BUMN," ujar Airlangga.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga sempat menginstruksikan agar jalur kereta ini diintegrasikan atau diperpanjang hingga ke Surabaya, Jawa Timur. "Itu masih di (ranah) kebijakan, di kami, pelaksana, belum ada arahan lebih lanjut untuk itu," tukas Chandra.
(Baca Juga: Kereta Cepat Berlanjut, Erick: Lapangan Kerja Bakal Bertambah )
Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung akan tetap dilanjutkan oleh pemerintah, dimana akan diteruskan hingga Surabaya. Hal itu disampaikan oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bahwa, dimana hal itu sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Arahan bapak Presiden, kereta cepat ini dilanjutkan. Artinya pembicaraannya dari Jakarta-Bandung, Bandung-Surabaya sehingga tentu nanti akan ditindaklanjuti Menteri BUMN," ujar Airlangga.
(akr)
Lihat Juga :