Sri Mulyani Sebut Dampak Perlambatan Ekonomi Global Mulai Terasa

Senin, 24 Juli 2023 - 11:23 WIB
Sementara itu, impor tercatat USD17,15 miliar atau turun tajam hingga 18,3% yoy. DIa mengatakan, industri manufaktur yang terafiliasi dengan ekspor akan terpengaruh dengan potensi demand-nya.

"Neraca perdagangan kita hingga Juni 2023 tetap surplus sebesar USD3,45 miliar, meskipun ekspor dan impor keduanya kontraksi, tapi tingkat ekspor lebih tinggi daripada impor. Secara akumulasi periode Januari-Juni 2023, neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus USD19,93 miliar," tambah Sri.

Baca Juga: Sri Mulyani Waspadai Ketidakpastian Ekonomi Global Masih Lanjut hingga 2024

Menurutnya, ini adalah sebuah prestasi, yang artinya Indonesia berhasil mencatatkan surplus 38 bulan berturut-turut.

"Neraca perdagangan kita tetap terjaga surplus, dan ini mempengaruhi penguatan dari sektor neraca pembayaran atau external balance kita," kata dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!