Tanggapi Faisal Basri, Jokowi: Mengambil Pajak dari Rp17 Triliun Sama Rp510 Triliun Lebih Gede Mana?

Kamis, 10 Agustus 2023 - 15:31 WIB
Terkait adanya penurunan hilirisasi ke PDB setiap tahunnya, Jokowi menegaskan bahwa perhitungan tersebut salah. "Ya logikanya tidak seperti itu. Logikanya tadi sudah diberikan angka itu. Gimana sih? Artinya apa? Kontribusi terhadap PDB ekonomi pasti lebih gede dong. Logikanya gimana," kata Jokowi.

Sebelumnya, Faisal Basri , ekonom senior Indef , menyatakan bahwa kebijakan hilirisasi yang selalu dibanggakan pemerintah tak lebih dari mendukung industrialisasi di China. Menurut Faisal, yang perlu dilakukan Indonesia adalah melakukan industrialisasi, bukan hanya hilirisasi.

Faisal berpandangan, industrialisasi bisa membuat struktur perekonomian lebih kuat dan sektor industri bisa meningkatkan nilai tambah dalam negeri. Sedangkan hilirisasi hanya mengubah bijih nikel menjadi nickel pig iron (NPI) atau feronikel yang 99% diekspor ke China.

Baca juga: Kosmonot Rusia Jadi yang Pertama Kendarai Lengan Robotik di Luar Angkasa

"Jadi hilirsasi di Indonesia nyata-nyata mendukung industrialisasi di China. Sungguh kita tidak dapat banyak, maksimal 10% dan 90% lari ke China," katanya dalam Seminar Nasional KTT Indef, Selasa (8/8/2023).
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!