China Bakal Salip Jepang Sebagai Eksportir Mobil Nomor 1 Dunia

Selasa, 15 Agustus 2023 - 13:00 WIB
Lonjakan permintaan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) membuat ekspor mobil secara keseluruhan dari China melampaui tingkat yang terlihat sebelum pandemi. Pada paruh pertama tahun 2023, penerimaan ekspor EV China meningkat dua kali lipat dari periode yang sama tahun lalu. Sebagai perbandingan, ekspor mobil secara keseluruhan dari Jepang dan Thailand - yang mencakup kendaraan tradisional dan EV - belum kembali ke tingkat sebelum pandemi.

China memiliki keunggulan kompetitif dalam produksi sel baterai lithium-ion, yang disebut Moody's sebagai faktor yang memberikan keunggulan bagi pembuat mobilnya dalam hal biaya produksi EV.

Menurut proyeksi Moody, China menghasilkan lebih dari setengah pasokan lithium dunia, berkat biaya tenaga kerjanya yang rendah dibandingkan dengan saingannya Jepang dan Korea Selatan. China juga menawarkan lebih dari setengah kapasitas smelter logam dunia.

Baca Juga: Indonesia Bakal Pimpin Penjualan Mobil Listrik ASEAN di 2040

Kecepatan China merangkul teknologi baru dalam industri otomotif diakui tidak tertandingi. Alhasil, beberapa perusahaan otomotif terbesar di dunia telah mendirikan fasilitas produksi di China, termasuk Tesla dan BMW. Namun, Moody's mencatat bahwa merek asing tidak mengalahkan merek lokal seperti Chery dan SAIC.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!