Ekonom Nilai RAPBN 2024 Terancam Dirombak di Tengah Jalan

Sabtu, 19 Agustus 2023 - 18:01 WIB
Tak hanya itu saja, penyelenggaraan pemilu pun berisiko membuat investor menahan diri. Belum lagi inflasi yang patok 2,8% dinilainya terlalu optimistis. Padahal, ketika pemerintah menaikkan gaji aparatur sipil negara (ASN), bisa menciptakan inflasi sisi permintaan.

Di saat yang sama, defisit mau mau ditekan rendah. Padahal, anggaran infrastruknya masih tinggi, ditambah bansos dan belanja populis naik jelang pemilu.

Baca juga: Modus Penipuan Makin Marak, Begini 5 Tips Aman Bertransaksi Digital di 2023

Bima pun khawatir kalau desain asumsi makro kurang realistis di tengah jalan akan ada APBN perubahan."Banyak yang akan dirombak, khususnya setelah pemilu," tandas Bhima.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!