Dampak Nyata Rusia Blokir Laut Hitam, Ekspor Biji-bijian Ukraina Anjlok 30%
Minggu, 20 Agustus 2023 - 07:34 WIB
Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah bekerja sama dengan mitra di Eropa untuk menjaga agar ekspor biji-bijian tetap jalan, mengandalkan sungai seperti Danube dan jalan lain setelah jalur laut menjadi tidak aman. "Kuncinya adalah pelabuhan sungai," kata ekonom senior di Oxford Economics Evghenia Sleptsova.
Namun, meningkatkan volume melalui jalur tersebut terbukti sulit. Pasalnya, sekarang Rusia mulai membom Izmail dan Reni, dua pelabuhan di sepanjang Danube yang diserang awal pekan ini.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa dalam waktu sebulan setelah kesepakatan biji-bijian terheti, sudah ada tujuh serangan di pelabuhan dengan drone dan rudal, menandakan betapa sulitnya menemukan solusi yang dapat diandalkan.
Sementara, anggota dewan Klub Agribisnis Ukraina Alex Lissitsa mengatakan ada juga kendala logistik sehingga dibutuhkan beberapa kargo membutuhkan waktu empat kali lipat lebih lama untuk sampai ke Danube sekarang dibandingkan dengan sebulan yang lalu karena kemacetan lalu lintas.
Keterlambatan dan volume pengiriman yang lebih kecil juga menyebabkan biaya transportasi yang lebih tinggi. Direktur operasional di pemasok Agrotrade Group Olena Vorona mengatakan perusahaannya benar-benar mengubah arah arus ke pelabuhan Danube dan jalur kereta api bahkan sebelum kesepakatan biji-bijian runtuh, tetapi biaya transportasi naik hingga 50 persen.
Namun, meningkatkan volume melalui jalur tersebut terbukti sulit. Pasalnya, sekarang Rusia mulai membom Izmail dan Reni, dua pelabuhan di sepanjang Danube yang diserang awal pekan ini.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa dalam waktu sebulan setelah kesepakatan biji-bijian terheti, sudah ada tujuh serangan di pelabuhan dengan drone dan rudal, menandakan betapa sulitnya menemukan solusi yang dapat diandalkan.
Sementara, anggota dewan Klub Agribisnis Ukraina Alex Lissitsa mengatakan ada juga kendala logistik sehingga dibutuhkan beberapa kargo membutuhkan waktu empat kali lipat lebih lama untuk sampai ke Danube sekarang dibandingkan dengan sebulan yang lalu karena kemacetan lalu lintas.
Keterlambatan dan volume pengiriman yang lebih kecil juga menyebabkan biaya transportasi yang lebih tinggi. Direktur operasional di pemasok Agrotrade Group Olena Vorona mengatakan perusahaannya benar-benar mengubah arah arus ke pelabuhan Danube dan jalur kereta api bahkan sebelum kesepakatan biji-bijian runtuh, tetapi biaya transportasi naik hingga 50 persen.
Lihat Juga :