Wakil Ketua Dekopin Duga Bukopin Sengaja Dilepas ke Asing
Kamis, 30 Juli 2020 - 20:36 WIB
Wakil Ketua Umum Dekopin, Ferry Juliantono menduga pemerintah sengaja memberikan jalan asing menguasai Bank Bukopin. Hal ini berefek pada terdelusinya saham pemerintah di bank tersebut. Foto/Dok. SINDOnews
JAKARTA - Pemerintah diduga sengaja memberikan jalan asing menguasai Bank Bukopin . Hal ini berefek pada terdelusinya saham pemerintah di bank tersebut.
Wakil Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), Ferry Juliantono mengatakan, hingga waktu yang ditentukan, pemerintah baik melalui BUMN atau apapun ternyata tidak menempatkan modal untuk pembelian saham di Bukopin. Hal inilah yang menjadi dasar dugannya bahwa pemerintah membiarkan Bukopin dikuasai asing.“Akhirnya saham pemerintahpun menjadi berkurang,” kata Ferry dalam siaran persnya, Kamis (30/7/2020). (Baca juga: Bukopin Optimistis Kinerja Makin Membaik)
Menurutnya, bila pemerintah berniat menyelamatkan Bukopin, tentunya tidak akan membiarkan bank tersebut dikuasai KookMin Bank yang notabenenya berasal dari Korea.
“Pemerintah seharusnya bisa menempatkan kepentingan nasional ya diatas segalanya. Baik untuk melindungi kepentingan nasabah bukopin maupun yang menyangkut kepemilikan saham nasional Bukopin,” tegasnya. (Baca juga: Adaptasi Kebiasaan Baru, Penyesuaian Jam Layanan Operasional BI Diperpanjang)
Wakil Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), Ferry Juliantono mengatakan, hingga waktu yang ditentukan, pemerintah baik melalui BUMN atau apapun ternyata tidak menempatkan modal untuk pembelian saham di Bukopin. Hal inilah yang menjadi dasar dugannya bahwa pemerintah membiarkan Bukopin dikuasai asing.“Akhirnya saham pemerintahpun menjadi berkurang,” kata Ferry dalam siaran persnya, Kamis (30/7/2020). (Baca juga: Bukopin Optimistis Kinerja Makin Membaik)
Menurutnya, bila pemerintah berniat menyelamatkan Bukopin, tentunya tidak akan membiarkan bank tersebut dikuasai KookMin Bank yang notabenenya berasal dari Korea.
“Pemerintah seharusnya bisa menempatkan kepentingan nasional ya diatas segalanya. Baik untuk melindungi kepentingan nasabah bukopin maupun yang menyangkut kepemilikan saham nasional Bukopin,” tegasnya. (Baca juga: Adaptasi Kebiasaan Baru, Penyesuaian Jam Layanan Operasional BI Diperpanjang)
Lihat Juga :