Hilirisasi Mutlak Dilanjutkan, Partai Perindo: Presiden Selanjutnya Harus Berani Seperti Jokowi

Jum'at, 01 September 2023 - 13:54 WIB
Di mana dengan kebijakan itu, pendapatan ekonomi negara naik secara signifikan.

"Dari pelarangan ekspor biji nikel mentah dan pewajiban pemurnian di dalam negeri terbukti menaikan pendapatan negara yang sangat signifikan, dari sebelumnya hanya Rp32 triliun menjadi Rp510 triliun," kata Yusuf.

Selain itu, tambah Yusuf, hilirisasi nikel juga memberi dampak langsung pada tumbuhnya UMKM, penciptaan lapangan kerja yang masif dan peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah.

"Tantangan kita ke depan adalah memastikan kalau pemerintahan pasca- Pak Jokowi juga melanjutkan program hilirisasi itu, karena baru nikel saja yang distop ekspor biji mentahnya sudah mendapatkan perlawanan dari Uni Eropa, Amerika Serikat dan IMF. Terbukti Indonesia dikalahkan di WTO," jelas dia.

"Apalagi kalau kekayaan alam lainnya juga dihilirisasi, maka kita harus bersiap. Syaratnya Presidennya harus seberani Pak Jokowi," lanjutnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!