Pesan Menohok Bahlil Soal Investasi Hulu Migas: Jangan Bernafsu Kuda, Tenaga Ayam

Kamis, 21 September 2023 - 09:25 WIB
“Peluang ini kalau bisa diprioritaskan ke pengusaha nasional. Kalau tidak bisa, baru ke investor asing atau kolaborasi. Kita tidak bisa main sendiri-sendiri. Kita tidak bisa merasa ini negara kita, tapi Pertamina jangan sampai nafsu kuda tenaga ayam,” jelas Bahlil dalam keterangan tertulis dikutip Kamis (21/9/2023).

Baca Juga: Komisi VII DPR Dukung CNPC Tingkatkan Investasi Migas di Indonesia

Lebih lanjut, Bahlil juga meyakinkan agar investor migas tidak perlu ragu melakukan investasi tambahan di Indonesia. Apalagi dengan arah kebijakan investasi negara ke depan yang mendorong pada hilirisasi yang tidak hanya untuk satu komoditas saja (nikel).

Potensi lain yang dapat dikembangkan misalnya industri metanol, pabrik pupuk, dan blue ammonia. Berdasarkan Peta Jalan Hilirisasi Investasi Strategis, hilirisasi sektor migas membutuhkan investasi sampai dengan USD68,1 miliar hingga tahun 2040.

“Negara tidak akan pernah berdaulat secara kafah kalau kita masih terus menjual atau mengekspor barang mentah. Investor juga harus berkolaborasi dengan pengusaha-pengusaha nasional, teman-teman dan UMKM daerah. Jadikan teman-teman daerah sebagai subjek dan objek investasi,” pungkas Bahlil.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!