Luhut Tegaskan Investasi Tidak Boleh Berhenti Hanya Karena Pemilu

Kamis, 21 September 2023 - 18:35 WIB
Menurut dia masih cukup banyak yang membutuhkan bantuan pendanaan dari pihak swasta lokal maupun internasional. Hal itu dikarenakan keterbatasan fiskal yang dimiliki pemerintah.

Salah satu contoh, pengembangan energi baru terbarukan, menurut Luhut Indonesia berpotensi besar untuk menghasilkan energi bersih sekitar 60 Giga Watt. Namun diperlukan investasi yang cukup besar agar Indonesia bisa menghasilkan energi bersih tersebut. "Jadi sangat luas, yaitu renewable Energy ada 60 GW potensial clean energy, kira-kira hampir USD80 miliar," kata Luhut.

Baca Juga: Sri Mulyani Sudah Gelontorkan Anggaran Belanja Pemilu Rp14 Triliun

Di samping itu, setidaknya ada 8 sektor lain yang cukup potensial bagi para investor kembangkan di Indonesia. Seperti konstruksi kilang minyak, akselerasi energi terbarukan, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan pengembangan pelabuhan serta maintenance, repair, and operation (MRO).

Tidak hanya itu, ada juga dari sektor pertahanan nasional dan satelit, pengembangan pengendalian perubahan iklim dan sejumlah proyek hilirisasi hingga ketahanan pangan dan energi.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!