Pentingnya Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Lingkungan Dorong Ekonomi Hijau
Kamis, 21 September 2023 - 22:52 WIB
Program ini tentunya memiliki dampak positif terhadap ekonomi dengan melibatkan masyarakat lokal dan pakar ekologi untuk melakukan reboisasi dalam skala besar, serta mendukung keanekaragaman hayati dan mempertahankan mata pencaharian petani.
"Dengan pohon, diharapkan dapat meningkatkan kualitas air dan udara di DAS Citarum yang sebelumnya telah tercemar akibat emisi pabrik dan sampah yang menghambat jalur sungai. Pulihnya DAS Citarum akan menjadi kabar gembira dan poin positif sebagai keberhasilan Indonesia di mata dunia," kata Nani.
Presiden Direktur AstraZeneca Indonesia Se Whan Chon menambahkan sejak dimulainya kemitraan pada 2020, program AZ Forest telah memberikan dampak positif kepada lebih dari 20.000 keluarga petani dan berhasil menanam lebih dari 4 juta pohon hidup di 21.000 lahan pertanian untuk reboisasi dan keanekaragaman hayati.
Baca Juga: Ini Syarat buat Singapura Beli Listrik Rendah Karbon dari Indonesia
Dia juga menegaskan bahwa AstraZeneca telah berada di jalur yang tepat dengan komitmen mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) dari operasi dan armadanya dengan sebesar 98% pada tahun 2026 (dari data dasar 2015) dan mengurangi separuh jejak rantai nilai kami pada tahun 2030 (dari data dasar 2019).
"Dengan pohon, diharapkan dapat meningkatkan kualitas air dan udara di DAS Citarum yang sebelumnya telah tercemar akibat emisi pabrik dan sampah yang menghambat jalur sungai. Pulihnya DAS Citarum akan menjadi kabar gembira dan poin positif sebagai keberhasilan Indonesia di mata dunia," kata Nani.
Presiden Direktur AstraZeneca Indonesia Se Whan Chon menambahkan sejak dimulainya kemitraan pada 2020, program AZ Forest telah memberikan dampak positif kepada lebih dari 20.000 keluarga petani dan berhasil menanam lebih dari 4 juta pohon hidup di 21.000 lahan pertanian untuk reboisasi dan keanekaragaman hayati.
Baca Juga: Ini Syarat buat Singapura Beli Listrik Rendah Karbon dari Indonesia
Dia juga menegaskan bahwa AstraZeneca telah berada di jalur yang tepat dengan komitmen mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) dari operasi dan armadanya dengan sebesar 98% pada tahun 2026 (dari data dasar 2015) dan mengurangi separuh jejak rantai nilai kami pada tahun 2030 (dari data dasar 2019).
Lihat Juga :