Hilirisasi Industri Jamu Terkendala Njlimetnya Aturan

Rabu, 27 September 2023 - 17:42 WIB
Pelaku usaha jamu lebih memilih menjual barang mentah. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Gabungan Pengusaha (GP) Jamu dan Obat-Obatan Tradisional Indonesia, Dwi Ranny Pertiwi Zarman, mengaku saat ini banyak para pelaku usaha lokal terutama di industri jamu yang lebih memilih menjual bahan mentah ketimbang produk jadi atau jamu.

Baca juga: Gen Z Wajib Tahu! Inilah Manfaat Jamu Tradisional untuk Kesehatan



Dwi mengatakan pilihan itu karena para pelaku usaha terutama yang skala kecil banyak yang belum paham peta regulasi dan banyaknya perizinan dari pemerintah yang dibebankan kepada pelaku usaha. Hasilnya para pelaku usaha enggan untuk mengurus rumitnya administrasi tersebut, dan memilih jual produk mentah karena cenderung memerlukan izin yang lebih sedikit.

Dwi memberikan hcontoh, apabila menjual produk mentah atau bahan baku pembuatan jamu saja, tidak memerlukan izin dari BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan). Sedangkan ketika bahan baku tersebut masuk dalam kemasan, maka pelaku industri harus mengantongi izin tambahan, seperti BPOM, label halal, dan lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!