Geliat Industri Wisata Diharapkan Jadi Tulang Punggung Pemulihan Ekonomi
Selasa, 04 Agustus 2020 - 10:15 WIB
“Angkutan udara pada Juni mulai bergeliat. Penerbangan domestik di Juni 2020 meningkat menjadi 0,78 juta orang, tadinya 0,09 juta di Mei, meningkat 791,38%,” kata Suhariyanto.
Menko Luhut juga mengatakan sektor pariwisata saat ini menjadi salah satu bidang yang sangat diperhatikan pemerintah. Pasalnya, hal ini dianggap bisa membuka lapangan pekerjaan yang banyak dan menjadi menyumbang devisa yang besar bagi negara. Dia juga menekankan kepada semua stakeholder pariwisata di Bali, setelah dibuka kembali nantinya, sektor pariwisata membutuhkan kerja sama dan kedisiplinan untuk menerapkan protokol kesehatan. (Lihat videonya: Seorang Bocah Jadi Korban begal di Depan rumahnya Sendiri)
Keputusan pemerintah membuka wisata di Bali untuk turis domestik turut diapresiasi asosiasi. Ketua Umum DPP Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Budi Ardiansyah mengatakan, saat ini yang dimungkinkan memang hanya wisatawan domestik karena antarnegara belum dimungkinkan. “Tapi, ini langkah yang kita apresiasi karena pariwisata juga menyangkut perekonomian yang harus diselamatkan,” kata Budi. (Kunthi Fahmar Sandy/Rina Anggraeni)
Menko Luhut juga mengatakan sektor pariwisata saat ini menjadi salah satu bidang yang sangat diperhatikan pemerintah. Pasalnya, hal ini dianggap bisa membuka lapangan pekerjaan yang banyak dan menjadi menyumbang devisa yang besar bagi negara. Dia juga menekankan kepada semua stakeholder pariwisata di Bali, setelah dibuka kembali nantinya, sektor pariwisata membutuhkan kerja sama dan kedisiplinan untuk menerapkan protokol kesehatan. (Lihat videonya: Seorang Bocah Jadi Korban begal di Depan rumahnya Sendiri)
Keputusan pemerintah membuka wisata di Bali untuk turis domestik turut diapresiasi asosiasi. Ketua Umum DPP Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Budi Ardiansyah mengatakan, saat ini yang dimungkinkan memang hanya wisatawan domestik karena antarnegara belum dimungkinkan. “Tapi, ini langkah yang kita apresiasi karena pariwisata juga menyangkut perekonomian yang harus diselamatkan,” kata Budi. (Kunthi Fahmar Sandy/Rina Anggraeni)
(ysw)
Lihat Juga :