Geliat Industri Wisata Diharapkan Jadi Tulang Punggung Pemulihan Ekonomi

Selasa, 04 Agustus 2020 - 10:15 WIB
Kondisi ini juga mengakibatkan penurunan permintaan sejumlah barang, seperti bahan baku minyak dan susu. Salah satu solusinya yakni dengan meningkatkan kunjungan turis domestik. “Maka dari itu, solusinya sektor pariwisata diselamatkan dengan meningkatkan kunjungan turis domestik mulai triwulan III/2020,” ujar Luhut.

Pada pekan lalu, pariwisata Bali resmi dibuka, namun dalam masa adaptasi kebiasaan baru (new normal). Tahap awal hanya wisatawan Nusantara alias domestik yang dapat menikmati keindahan alam, budaya, dan seni pertunjukan di Pulau Dewata. Rencananya, pada September 2020 akan dibuka untuk wisatawan mancanegara.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebelum pandemi, 60% wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Indonesia berwisata ke Bali. Pariwisata Bali juga menyumbang 28,9% devisa pariwisata nasional, yakni sebesar Rp75 triliun. Jika biasanya kunjungan wisman terbanyak melalui Bandara Ngurah Rai, pada Juni 2020 Bandara Soekarno-Hatta berada di urutan teratas. Hal ini tampak dari jumlah wisman yang naik 130,13% dibandingkan Mei 2020. (Baca juga: Juli Terjadi Deflasi, Biaya Sekolah Tetap Mahal)

BPS pun merilis kunjungan wisman ke Indonesia pada bulan Juni 2020 sebanyak 160.300 kunjungan atau turun 2,06% dibandingkan bulan sebelumnya dan turun 88,82% dibandingkan Juni 2019. Walhasil, secara kumulatif Januari—Juni 2020, kunjungan wisman mencapai 3,08 juta atau turun 59,96% dibandingkan periode yang sama tahun 2019 yang berjumlah 7,72 juta kunjungan.

Kepala BPS Suhariyanto mengakui, pandemi Covid-19 ini memang memberikan dampak yang luar biasa terhadap kunjungan wisman. Dampak ini sudah terjadi sejak Februari 2020 dan untuk recovery mungkin butuh waktu panjang. Meski demikian, pelonggaran PSBB dan dibukanya beberapa destinasi pariwisata nasional berdampak besar terharap kinerja moda transportasi, baik udara, darat, kereta api, dan laut. Pada Juni 2020, angkutan udara terjadi peningkatan hingga 791,38% dibandingkan bulan Mei.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!