Israel Kuras Cadangan Devisa hingga Rp704,9 Triliun Usai Diserang Hamas
Selasa, 10 Oktober 2023 - 14:15 WIB
"Skema ini terlalu besar bagi spekulan untuk menguji kami," ujar kepala divisi pasar bank sentral, Golan Benita, kepada wartawan.
Baca Juga: Operasi Badai Al-Aqsa Mengguncang Pasar Minyak Mentah, Harga Brent Melonjak 2% Lebih
Sementara itu mata uang Israel tergelincir ke sesi rendah meskipun ada intervensi, setelah secara singkat menghapus kerugian ketika diumumkan. Mata uang shekel mencatatkan kinerja terburuk di dunia pada hari Senin, turun 2,7% menjadi 3,9506 terhadap dolar pada pukul 4 sore di New York.
Menatap pasar menyusul serangan paling mematikan terhadap Israel dalam beberapa dekade, dengan ratusan orang tewas pada hari Sabtu, dimana Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan, status perang melawan Hamas di Jalur Gaza akan panjang dan sulit.
Intervensi luar biasa oleh bank sentral menandai pertama kalinya menjual valuta asing untuk menopang syikal (shekel) karena diizinkan untuk berdagang secara bebas.
Baca Juga: Operasi Badai Al-Aqsa Mengguncang Pasar Minyak Mentah, Harga Brent Melonjak 2% Lebih
Sementara itu mata uang Israel tergelincir ke sesi rendah meskipun ada intervensi, setelah secara singkat menghapus kerugian ketika diumumkan. Mata uang shekel mencatatkan kinerja terburuk di dunia pada hari Senin, turun 2,7% menjadi 3,9506 terhadap dolar pada pukul 4 sore di New York.
Menatap pasar menyusul serangan paling mematikan terhadap Israel dalam beberapa dekade, dengan ratusan orang tewas pada hari Sabtu, dimana Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan, status perang melawan Hamas di Jalur Gaza akan panjang dan sulit.
Intervensi luar biasa oleh bank sentral menandai pertama kalinya menjual valuta asing untuk menopang syikal (shekel) karena diizinkan untuk berdagang secara bebas.
Lihat Juga :