China Rayakan 10 Tahun Jalur Sutra Modern, Barat Tuding Diplomasi Jebakan Utang

Rabu, 18 Oktober 2023 - 12:35 WIB
Proyek jalur sutra baru atau Belt and Road Initiative telah diluncurkan sejak 10 tahun lalu. FOTO/Reuters
JAKARTA - Belt and Road Initiative atau Jalur Sutra Baru China telah meningkatkan pengaruh politik global. Namun di sisi lain masih dipenuhi keraguan terkait kelangsungan strategi pembangunan besar-besaran yang sempat dielu-elukan oleh Xi Jinping.

Proyek jalur sutra baru ini telah diluncurkan sejak 10 tahun lalu bertujuan untuk meningkatkan pembangunan proyek infrastruktur dan investasi meningkatkan kerja sama regional melalui konektivitas yang lebih baik di antara negara-negara yang berada di jalur sutra kuno dan sekitarnya.



Inisiatif global ini telah membantu membuka jalan bagi perluasan jangkauan China ke seluruh dunia, sekaligus menawarkan peluang emas bagi negara-negara berpenghasilan rendah.

Baca Juga: Sri Lanka Berterima Kasih ke China Usai Capai Kesepakatan Utang Rp65,4 Triliun

Sabuk ini merupakan jaringan rute darat yang berfungsi sebagai pintu gerbang China melintasi Asia Tengah dan Selatan, Timur Tengah, dan masuk ke Eropa, sedangkan Jalur Sutra terdiri dari jalur maritim yang menghubungkan daratan Tiongkok dengan Asia Tenggara, Afrika, dan Eropa.

Belt and Road Initiative dimulai pada 2013, ketika Xi menyoroti perlunya membangun rute perdagangan baru yang dimodelkan setelah jalur sutra yang asli, yang menghubungkan China dan Timur Jauh dengan Timur Tengah dan Eropa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!