Tips MotionTrade: Kenalan dengan 5 Indeks Saham Syariah
Jum'at, 03 November 2023 - 16:22 WIB
Indeks saham syariah yang banyak dijadikan acuan performa emiten syariah adalah ISSI. Untuk masuk dalam indeks saham ini, emiten harus terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Daftar Efek Syariah (DES) terlebih dahulu. Konstituen ISSI diseleksi ulang setiap bulan Mei dan November sehingga akan ada daftar saham syariah yang baru.
2. Jakarta Islamic Index (JII)
Indeks JII terdiri dari 30 emiten syariah dengan likuiditas tertinggi di BEI dan harus tercatat dalam ISSI selama 6 bulan terakhir. 60 saham akan dipilih berdasarkan rata-rata kapitalisasi pasar yang tertinggi selama satu tahun terakhir. Dari 60 saham tersebut, dipilih 30 saham terpilih sebagai konstituen JII berdasarkan rata-rata nilai transaksi harian tertinggi di pasar reguler.
3. Jakarta Islamic Index 70 (JII70)
Indeks JII70 terdiri dari 70 saham syariah paling likuid yang tercatat di BEI. Proses seleksinya dilakukan terhadap 150 emiten dengan likuiditas tertinggi dalam BEI dan DES, kemudian diseleksi hingga terpilih 70 emiten konstituen JII70 berdasarkan rata-rata nilai transaksi harian tertinggi di pasar reguler.
4. IDX-MES BUMN 17
2. Jakarta Islamic Index (JII)
Indeks JII terdiri dari 30 emiten syariah dengan likuiditas tertinggi di BEI dan harus tercatat dalam ISSI selama 6 bulan terakhir. 60 saham akan dipilih berdasarkan rata-rata kapitalisasi pasar yang tertinggi selama satu tahun terakhir. Dari 60 saham tersebut, dipilih 30 saham terpilih sebagai konstituen JII berdasarkan rata-rata nilai transaksi harian tertinggi di pasar reguler.
3. Jakarta Islamic Index 70 (JII70)
Indeks JII70 terdiri dari 70 saham syariah paling likuid yang tercatat di BEI. Proses seleksinya dilakukan terhadap 150 emiten dengan likuiditas tertinggi dalam BEI dan DES, kemudian diseleksi hingga terpilih 70 emiten konstituen JII70 berdasarkan rata-rata nilai transaksi harian tertinggi di pasar reguler.
4. IDX-MES BUMN 17
Lihat Juga :