BRICS Bisa Hancurkan Dominasi Dolar Meski Tanpa Mata Uang Bersama
Sabtu, 04 November 2023 - 19:05 WIB
Pengaruh BRICS yang semakin kuat dinilai dapat mengancam dominasi dolar. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Mantan ekonom Gedung Putih Joe Sullivan memperkirakan dolar Amerika Serikat (AS) akan menghadapi tantangan yang semakin besar dari negara-negara BRICS , seiring semakin besarnya ukuran dan pengaruh blok tersebut terhadap perdagangan global.
Dalam opininya baru-baru ini di Foreign Policy, Sullivan menunjukkan meningkatnya kekhawatiran bahwa negara-negara BRICS dapat menciptakan mata uang yang dapat menyaingi dolar AS dalam perdagangan internasional. Mata uang seperti itu dinilai berpotensi menjatuhkan dolar dari posisi teratasnya di pasar perdagangan global dan sebagai mata uang cadangan dominan.
Baca Juga: Fakta-fakta Dedolarisasi yang Digaungkan BRICS: Ekonomi Amerika Bisa Klenger
Meskipun para pejabat BRICS menyatakan belum ada mata uang bersama yang disepakati, blok negara-negara berkembang yang baru-baru ini memperluas keanggotaannya dengan Argentina, Mesir, Ethiopia, Iran, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab ini menurutnya dapat menjadi ancaman bagi dolar AS karena pengaruhnya yang semakin besar.
Dalam opininya baru-baru ini di Foreign Policy, Sullivan menunjukkan meningkatnya kekhawatiran bahwa negara-negara BRICS dapat menciptakan mata uang yang dapat menyaingi dolar AS dalam perdagangan internasional. Mata uang seperti itu dinilai berpotensi menjatuhkan dolar dari posisi teratasnya di pasar perdagangan global dan sebagai mata uang cadangan dominan.
Baca Juga: Fakta-fakta Dedolarisasi yang Digaungkan BRICS: Ekonomi Amerika Bisa Klenger
Meskipun para pejabat BRICS menyatakan belum ada mata uang bersama yang disepakati, blok negara-negara berkembang yang baru-baru ini memperluas keanggotaannya dengan Argentina, Mesir, Ethiopia, Iran, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab ini menurutnya dapat menjadi ancaman bagi dolar AS karena pengaruhnya yang semakin besar.
Lihat Juga :