Sandiaga Uno Pastikan Prakerja Jadi Mesin Tingkatkan SDM Unggul

Senin, 06 November 2023 - 19:27 WIB
Menurutnya, pola pikir warga Indonesia yang menganggap pelatihan tidak penting karena hanya menguntungkan pihak tertentu menjadi salah satu kendala yang membuat Indonesia sulit untuk berkembang. Padahal, pelatihan atau training itu melatih mengembangkan kemampuan diri.

Dia mengingatkan agar generasi muda Indonesia terus meningkatkan skill dan kompetensi diri agar nantinya tidak menjadi beban bagi generasi di atas ataupun di bawahnya atau generasi sandwich. Bila posisi generasi sandwich ini terhambat produktivitasnya karena tidak memiliki keterampilan, maka dapat menjadi penghambat optimalisasi peluang bonus demografi.

"Bonus demografi ini jumlah penduduk muda dibandingkan dengan penduduk tua dan anak-anak lebih banyak yang muda, artinya menanggung bebannya lebih besar," paparnya.

Melalui Prakerja, diharapkan generasi itu mendapatkan keterampilan sehingga tetap produktif yang akhirnya akan mampu memenuhi kebutuhan keuangannya, sehingga tidak bergantung kepada generasi di bawahnya.

Denni menegaskan komitmennya bahwa Prakerja tidak hanya berhenti di satu titik saja. Prakerja akan terus berevolusi sehingga bisa menjadi pendongkrak keterampilan masyarakat Indonesia.

Untuk mewujudkan potensi unggul masyarakat Banten, serta bentuk komitmen dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045, program Kartu Prakerja bersama STUDiLMU, dan Link Productive mengadakan kegiatan Temu Alumni Prakerja Banten, akhir pekan lalu. Kegiatan ini bertujuan sebagai wadah untuk mempertemukan para alumni Prakerja dan berdialog langsung dengan para pemangku kepentingan.

Berdasarkan data Prakerja, sejak 2020-2022 tercatat ada 777.555 penerima efektif Prakerja dari Banten, sementara pada program Skema Normal 2023 ada 75.039 penerima efektif Prakerja dari Banten.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!