IMF Merevisi Perkiraan Pertumbuhan Ekonomi China di 2023 dan 2024

Rabu, 08 November 2023 - 11:42 WIB
Baca Juga: IMF: Ekonomi China Kehilangan Momentum, Pemulihan Rusia Semakin Cepat

Dalam jangka menengah, pertumbuhan diproyeksikan secara bertahap melambat menjadi sekitar 3,5% pada tahun 2028 di tengah hambatan dari lemahnya produktivitas dan populasi China yang mulai menua. Gopinath mengatakan, pada konferensi pers untuk menandai rilis tinjauan "Pasal IV" dana tersebut terhadap kebijakan ekonomi China.

China telah memperkenalkan banyak kebijakan untuk mendukung pasar properti, tetapi dibutuhkan lebih banyak untuk mengamankan pemulihan yang lebih cepat dan biaya ekonomi yang lebih rendah untuk menurunkannya ke ukuran yang lebih berkelanjutan.

"Untuk sektor real estat, paket kebijakan semacam itu akan membutuhkan percepatan keluarnya pengembang properti yang tidak layak, menghilangkan hambatan untuk penyesuaian harga perumahan, dan meningkatkan pendanaan pemerintah pusat untuk penyelesaian permasalahan sektor perumahan, di antara langkah-langkah lainnya," kata Gopinath.

Sementara itu menurut para ekonom, kombinasi penurunan di sektor properti dan krisis utang pemerintah daerah dapat menghapus sebagian besar potensi pertumbuhan jangka panjang China.

Utang lokal telah mencapai 92 triliun yuan (USD12,6 triliun) atau 76% dari output ekonomi China pada 2022, naik dari 62,2% pada 2019. Politbiro China, badan pembuat keputusan utama Partai Komunis yang berkuasa, mengatakan pada akhir Juli akan mengumumkan langkah-langkah untuk mengurangi risiko utang pemerintah daerah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!