Empat Langkah Radikal The Fed Selamatkan Ekonomi AS
Kamis, 30 April 2020 - 12:25 WIB
The Fed telah mengumumkan akan meluncurkan "Main Street" operasi pinjaman, dengan alokasi USD600 miliar sebagai pendanaan rendah dengan pinjaman empat tahun senilai USD1 juta hingga USD25 juta bagi perusahaan berukuran menengah. Hal ini sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Departemen Keuangan telah menempatkan USD75 miliar sebagai rencana, setelah program bantuan bagi bisnis kecil membuat pemerintah kewalahan oleh permintaan.
"Ini adalah langkah besar untuk Fed, tapi saya pikir krisis ini tidak biasa. Masalah tidak hanya likuiditas pasar tetapi likuiditas untuk perusahaan kecil yang sering kali tidak memiliki akses ke pasar sehingga sejauh mana Fed dapat memberikan beberapa dukungan di sini, tampaknya penting," ujar MS Liang.
Tapi, dia menambahkan:"The Fed harus berpikir dengan sangat cermat tentang bagaimana merancang program Main Street untuk membantu peminjam dan tidak hanya meningkatkan beban utang mereka,".
Memang banyak masalah ekonomi saat ini yang tidak dapat diselesaikan dengan pinjaman, Prof Blinder memperingatkan, menunjuk pada perlunya pemerintah untuk meningkatkan pengeluaran pada item seperti kesehatan dan tunjangan pengangguran. "Apakah kegiatan ini membantu ekonomi? Jawabannya adalah ya, tapi kata operatif dalam kalimat itu adalah membantu-The Fed tidak dapat melakukan ini dengan sendirinya," katanya.
4. The Fed Juga Membantu Pemerintah Daerah
Peningkatan biaya kesehatan dan program sosial, dikombinasikan dengan pendapatan pajak yang terjun bebas telah menciptakan masalah besar bagi pemerintah daerah. Biasanya, mereka meminjam uang dengan menerbitkan Obligasi. Tapi dengan kondisi pasar sejak awal tahun ini, dimana besarnya krisis membuat investor waspada terhadap pembayaran.
Jadi, The Fed mengatakan akan membeli obligasi hingga USD500 miliar yang dikeluarkan oleh negara bagian, kota hingga kabupaten untuk menjadi langkah yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Departemen Keuangan mendukung upaya tersebut dengan menyiapkan USD35 miliar.
The Fed sendiri telah berjanji untuk menjaga kembali permintaan dan membantu menurunkan biaya pinjaman, kata Michael Belsky, Direktur Eksekutif Center for Municipal Finance di Chicago University's Harris. "Ini adalah Godsend. Untuk sebagian besar, saya pikir ini adalah hal yang sangat kreatif dan tepat untuk dilakukan," katanya.
"Ini adalah langkah besar untuk Fed, tapi saya pikir krisis ini tidak biasa. Masalah tidak hanya likuiditas pasar tetapi likuiditas untuk perusahaan kecil yang sering kali tidak memiliki akses ke pasar sehingga sejauh mana Fed dapat memberikan beberapa dukungan di sini, tampaknya penting," ujar MS Liang.
Tapi, dia menambahkan:"The Fed harus berpikir dengan sangat cermat tentang bagaimana merancang program Main Street untuk membantu peminjam dan tidak hanya meningkatkan beban utang mereka,".
Memang banyak masalah ekonomi saat ini yang tidak dapat diselesaikan dengan pinjaman, Prof Blinder memperingatkan, menunjuk pada perlunya pemerintah untuk meningkatkan pengeluaran pada item seperti kesehatan dan tunjangan pengangguran. "Apakah kegiatan ini membantu ekonomi? Jawabannya adalah ya, tapi kata operatif dalam kalimat itu adalah membantu-The Fed tidak dapat melakukan ini dengan sendirinya," katanya.
4. The Fed Juga Membantu Pemerintah Daerah
Peningkatan biaya kesehatan dan program sosial, dikombinasikan dengan pendapatan pajak yang terjun bebas telah menciptakan masalah besar bagi pemerintah daerah. Biasanya, mereka meminjam uang dengan menerbitkan Obligasi. Tapi dengan kondisi pasar sejak awal tahun ini, dimana besarnya krisis membuat investor waspada terhadap pembayaran.
Jadi, The Fed mengatakan akan membeli obligasi hingga USD500 miliar yang dikeluarkan oleh negara bagian, kota hingga kabupaten untuk menjadi langkah yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Departemen Keuangan mendukung upaya tersebut dengan menyiapkan USD35 miliar.
The Fed sendiri telah berjanji untuk menjaga kembali permintaan dan membantu menurunkan biaya pinjaman, kata Michael Belsky, Direktur Eksekutif Center for Municipal Finance di Chicago University's Harris. "Ini adalah Godsend. Untuk sebagian besar, saya pikir ini adalah hal yang sangat kreatif dan tepat untuk dilakukan," katanya.
(akr)
Lihat Juga :