Moody's Pangkas Peringkat Utang AS Jadi Negatif, Picu Kemarahan Pemerintahan Biden

Minggu, 12 November 2023 - 07:31 WIB
"Sulit untuk tidak setuju dengan alasan ini, tanpa ekspektasi yang masuk akal untuk konsolidasi fiskal dalam waktu dekat," kata Kepala Ekonom AS di Natixis Christopher Hodge, dikutip dari Reuters, Minggu (12/11/2023).

"Defisit akan tetap besar, dan karena biaya bunga mengambil bagian yang lebih besar dari anggaran beban utang akan terus bertambah," jelasnya.

Baca Juga: AS Takut Perang Panjang di Gaza Dorong Warga Sipil Gabung Hamas

Lembaga pemeringkat tersebut mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa polarisasi politik yang terus berlanjut di kongres umeningkatkan risiko bahwa anggota parlemen tidak akan dapat mencapai konsensus mengenai rencana fiskal untuk memperlambat penurunan keterjangkauan utang.

"Segala jenis respons kebijakan signifikan yang mungkin dapat kita lihat terhadap penurunan kekuatan fiskal ini mungkin tidak akan terjadi sampai 2025 karena realitas kalender politik tahun depan," kata Wakil Presiden Senior di Moody's, William Foster.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!