4 Program Pasangan Ganjar-Mahfud Maksimalkan Ekonomi Hijau di Indonesia
Selasa, 21 November 2023 - 11:45 WIB
Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kontribusi EBT dalam mix energi hingga mencapai 25-30% pada tahun 2029.
Heru Dewanto, Sekretaris Eksekutif Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, memberikan penjelasan mendalam tentang visi dan misi pasangan ini dalam rangka Pemilihan Presiden 2024.
"Ketika kita menyebut Indonesia unggul, kita berbicara tentang keunggulan yang bersifat kompetitif, melebihi negara-negara lain. Ini bukan hanya soal kemajuan, tetapi tentang keunggulan relatif dibandingkan dengan negara-negara lain," ungkap Heru pada Jumat (10/11/2023).
2. Desa Mandiri Energi
Pengembangan desa yang mampu menggunakan sumber energi lokal berbasis Energi Baru Terbarukan untuk memenuhi kebutuhan energi sendiri, sehingga desa tersebut dapat menjadi bagian dari upaya penghijauan ekonomi Indonesia.3. Limbah Sebagai Berkah
Manajemen sampah dan limbah yang terintegrasi dan ramah lingkungan, bertujuan menciptakan berkah ekologi dengan mengubah sampah menjadi peluang tambahan penghasilan alternatif bagi masyarakat, atau yang dikenal sebagai konsep "waste to cash."4. Ekonomi Berkelanjutan
Upaya untuk meminimalkan dampak sosial dan lingkungan dengan mengatasi masalah plastik dan polusi melalui pendekatan reduce, reuse, recycle, repair, dan refabricate (5R).Memahami Visi Misi Ganjar-Mahfud
Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, membawa visi "Menuju Indonesia Unggul: Gerak Cepat Mewujudkan Negara Maritim yang Adil dan Lestari." Visi ini diuraikan melalui delapan misi gerak cepat yang mencakup 114 program.Heru Dewanto, Sekretaris Eksekutif Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, memberikan penjelasan mendalam tentang visi dan misi pasangan ini dalam rangka Pemilihan Presiden 2024.
"Ketika kita menyebut Indonesia unggul, kita berbicara tentang keunggulan yang bersifat kompetitif, melebihi negara-negara lain. Ini bukan hanya soal kemajuan, tetapi tentang keunggulan relatif dibandingkan dengan negara-negara lain," ungkap Heru pada Jumat (10/11/2023).
Lihat Juga :