Manila Kembali Lockdown, Jadi Biang Kerok Resesi Filipina
Jum'at, 07 Agustus 2020 - 08:58 WIB
Baca Juga: Ekonomi RI Ambyar -5,32%, Awas Jurang Resesi!
PDB yang disesuaikan secara musiman turun 15,2% pada kuartal II/2020 dari tiga bulan pertama tahun ini. Sementara pemerintah menurunkan perkiraan pertumbuhan tahun ini. Filipina adalah salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di Asia sebelum pandemi, tetapi sekarang pemerintah memperkirakan PDB menyusut 5,5% tahun ini terbesar dalam 35 tahun dari perkiraan sebelumnya untuk penurunan 2,0-3,4%. Pemerintah Filipina memproyeksikan ekonomi rebound pada 2021 atau 2022.
Pemerintah telah mengalokasikan sekitar 655 miliar peso atau US13,35 miliar untuk bantuan sosial dan 59 miliar peso untuk penanganan kesehatan. Namun demikian anggaran tersebut tidak banyak membantu, bahkan pengangguran mencetak rekor tertinggi.
PDB yang disesuaikan secara musiman turun 15,2% pada kuartal II/2020 dari tiga bulan pertama tahun ini. Sementara pemerintah menurunkan perkiraan pertumbuhan tahun ini. Filipina adalah salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di Asia sebelum pandemi, tetapi sekarang pemerintah memperkirakan PDB menyusut 5,5% tahun ini terbesar dalam 35 tahun dari perkiraan sebelumnya untuk penurunan 2,0-3,4%. Pemerintah Filipina memproyeksikan ekonomi rebound pada 2021 atau 2022.
Pemerintah telah mengalokasikan sekitar 655 miliar peso atau US13,35 miliar untuk bantuan sosial dan 59 miliar peso untuk penanganan kesehatan. Namun demikian anggaran tersebut tidak banyak membantu, bahkan pengangguran mencetak rekor tertinggi.
(nng)
Lihat Juga :