Ekonomi Global Terus Memburuk, China Eropa dan AS Jadi Biang Kerok

Jum'at, 24 November 2023 - 15:31 WIB
Lebih lanjut, suku bunga yang tinggi di AS menyebabkan capital outflow dan menciptakan tekanan terhadap nilai tukar berbagai negara. Indeks dolar AS menguat, dan itu menimbulkan implikasi terhadap seluruh negara di dunia.

Di sisi lain, China masih dalam posisi pelemahan diperoyeksikan jangka panjang karena menyangkut faktor struktural seperti sektor properti dan utang Pemerintah Daerah (Pemda) menyebabkan beban yang meningkat. "Dengan kondisi tersebut, menyebabkan pemulihan ekonomi China tidak bisa berjalan dengan cepat," kata dia.

Baca Juga: Terlilit Utang, AS Harus Bayar Bunga Rp15.000 Triliun per Tahun

Tak berhenti di situ, ekonomi Eropa terdampak cukup serius akibat perang Ukraina dan Rusia. Adapun inflasi yang tinggi mendorong kenaikan suku bunga menyebabkan beberapa negara Eropa mengalami resesi seperti Jerman dan Inggris. "Ini adalah situasi global yang masih mewarnai hingga akhir tahun," jelas Sri Mulyani.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!