Prasmul Day 2020 Jadi Ajang Pembelajaran Realita Industri

Jum'at, 07 Agustus 2020 - 17:31 WIB
Rektor Universitas Prasetiya Mulya Djisman Simandjuntak menyatakan bahwa perubahan peradaban manusia selalu ditandai dengan teknologinya, dari zaman batu, perunggu, emas, dan kini bytes.

“Untuk menghadapi ini, kita mengandalkan generasi baru dalam peradaban engine of adjustment. Mutu manusia hanya bisa meninggi jika generasi masa depan memiliki sumber daya yang lebih tinggi dari masa sebelumnya,” ujarnya, Jumat (7/8/2020). (Baca juga: Asteroid di Tata Surya Masih Jadi Ancaman Peradaban Manusia )

Selain perkembangan teknologi, tantangan dunia industri juga datang dari mewabahnya coronavirus disease yang dimulai akhir tahun 2019. Dengan sangat cepat virus ini menyebar di belahan dunia dan menelan banyak korban.

Hidup dengan kondisi new normal, mulai dari masa ini dan seterusnya Gen Z akan memasuki era kerja yang jauh berbeda dengan generasi sebelumnya dimana industri dan ragam profesi membutuhkan critical thinking, multitasking, creativity demi menjalankan keberlangsungannya. Ketidakpastian industri dan opsi profesi yang terus berkembang menuntut pembelajaran yang up-to-date, future-oriented, dan sustainable.

Sementara itu, Universitas Prasetiya Mulya membantu mengendalikan arus teknologi cerdas dengan mengantisipasi keterampilan yang dibutuhkan di masa depan, bekerja sama dengan para pemimpin, serta memberi peluang pendidikan pada karyawan bertanggung jawab.

“Di sini kami melakukan pendekatan pengajaran yang mendorong individu mengembangkan berbagai keterampilan teknis namun tetap humanis, yang tak tergantikan mesin seperti empati, imajinasi, dan pemikiran kritis,” ujar Wakil Rektor I Bidang Pembelajaran Universitas Prasetiya Mulya Agus. W Soehadi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!