IKN Sudah Telan APBN Rp26,7 Triliun, Alokasi Anggaran Capai Rp72,8 Triliun

Rabu, 03 Januari 2024 - 08:02 WIB
"Termasuk komplek istana dan pemerintahan pusat di kawasan inti. Kemudian pembangunan rumah susun untuk ASN dan Hankam," ujar dia.

"Lalu pembangunan jalan tol, duplikasi jembatan Pulau Balang Bentang Pendek, pembangunan bendungan Sepaku Semoi, penanganan banjir sungai Sepaku, dan pengendalian banjir DAS (Daerah Aliran Sungai) Sanggai, Pamaluan, Saluang, dan Tengin," jelas Sri Mulyani.

Baca Juga: Anggaran Pemilu 2023 Sudah Mengalir Rp29,9 Triliun, Paling Besar KPU dan Bawaslu

Lebih lanjut, klaster kedua adalah realisasi klaster non infrastruktur sebesar Rp2,9 triliun dari pagu Rp3 triliun. Penggunaannya adalah untuk koordinasi dan penyiapan pemindahan, perencanaan pemindahan, rekomendasi kebijakan, kegiatan pemetaan, dukungan pengamanan oleh Polri, serta operasional Otorita IKN.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!