Mengintip Kondisi Sektor Vital Ekonomi Israel di Tengah Perang

Senin, 08 Januari 2024 - 07:33 WIB
Baca Juga: AS Terus Dukung Israel, Intel Tanam Investasi Terbesar Rp382,6 Triliun Buat Bangun Pabrik Chip

Sementara itu Pini Yakuel, CEO perusahaan data pemasaran Optimove, menyakini pertumbuhan yang kuat pada kuartal keempat meskipun ada 41 dari 240 pekerja di Tel Aviv yang direkrut untuk menjadi tentara cadangan.

"Kami sudah beradaptasi. Ini adalah realitas baru. Kami hanya terus maju di tengah tekanan. Fokus pada apa yang paling penting. Beberapa hal berhenti sementara atau ditunda, tetapi Anda terus mengeksekusi," ujar Pini Yakuel.

Akibat perang , diungkap juga bahwa perusahaan dipaksa menunda proyek-proyek non-kritis dan mengandalkan kantor di luar negeri untuk membantu menutupi beban. Menurutnya akan menjadi lebih mudah saat ini, ketika karyawan yang absen perlahan-lahan kembali.

"Saya perhatikan di kantor: 'Oh hei, kamu kembali.' 'Ya, aku kembali.' 'Apakah itu untuk kebaikan?' "Tidak, untuk bulan depan. Kemudian mereka akan memberi tahu kami apakah kami perlu kembali (ke tentara cadangan) atau tidak'." bebernya.

Sektor Teknologi

Sektor teknologi tinggi tercatat menyumbang 12% dari total pekerjaan di Israel dan menopang lebih dari setengah ekspor. Selain itu 25% dari pajak penghasilan juga disumbang sektor tersebut, serta hampir seperlima dari keseluruhan output ekonominya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!