Bertolak ke China-Korsel, Menhub Tawarkan Dua Proyek Transportasi di IKN dan Bali

Selasa, 09 Januari 2024 - 11:25 WIB
“LRT Bali akan menjadi transportasi massal berbasis rel pertama di Bali yang diharapkan dapat menjadi solusi dari masalah kemacetan. Kita berharap Feasibility Study-nya yang sudah dimulai pada awal Januari 2023 lalu dapat diselesaikan pada pertengahan tahun 2024 ini,” sambung Menhub.

Baca Juga: 2 Proyek Transportasi Canggih di Indonesia, Jadi Masa Kejayaan Kereta Api

Kemudian di China, Menhub akan menemui Menteri Transportasi Tiongkok, Li Xiaopeng dan sejumlah pihak lainnya, di antaranya yaitu: pimpinan China Railway Rolling Stock Corporation (CRRC) untuk membahas kelanjutan kerjasama pembangunan transportasi massal kereta api Autonomous Rail Transit (ART) untuk Ibukota Nusantara (IKN).

Selanjutnya, Menhub juga akan bertemu dengan pimpinan Huawei dalam menjajaki peluang kerjasama terkait sistem perkeretaapian yang cerdas dan berteknologi tinggi. Huawei merupakan perusahaan yang menggarap pembangunan jaringan komunikasi untuk Kereta Cepat Whoosh.

Selain membahas kerjasama di sektor perkeretaapian, Menhub juga akan bertemu dengan pimpinan dari Commercial Aircraft Corp of China (COMAC) untuk menjajaki peluang kerjasama investasi di sektor penerbangan. Saat ini COMAC merupakan perusahaan pemasok utama pesawat dari maskapai dalam negeri Transnusa.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!