Aset Rusia Dibekukan Barat, Sekutu AS Terancam Kehilangan Rp4.664 T
Rabu, 24 Januari 2024 - 10:29 WIB
Sekitar USD300 miliar cadangan Rusia tetap dibekukan di Barat, dimana lebih dari USD200 miliar di antaranya dipegang oleh Uni Eropa, sementara sisanya berada di AS. Sementara itu sebagian besar aset AS dan sekutunya mungkin hilang jika mereka melanjutkan rencana penyitaan.
Secara total, anggota blok itu memiliki aset senilai USD223,3 miliar di Rusia pada akhir 2022, menurut kantor berita tersebut. Tercatat lebih dari USD98 miliar secara resmi dipegang oleh Siprus, dengan Belanda berada di urutan kedua dengan aset USD50,1 miliar.
Jerman memiliki USD17,3 miliar yang diinvestasikan dalam ekonomi Rusia, sementara Prancis dan Italia masing-masing memiliki USD16,6 miliar dan USD12,9 miliar, kata kantor RIA Novosti. Pada akhir 2021, investasi Inggris di Rusia berjumlah USD18,9 miliar.
Selanjutnya ada Swiss yang tampaknya menjadi investor utama lainnya dalam ekonomi Rusia dengan investasi mencapai USD28,5 miliar. Sementara AS sendiri memiliki aset di Rusia senilai USD9,6 miliar, menurut kantor berita itu. RIA tidak mengungkapkan bagaimana mereka memperoleh perkiraan tersebut.
Di sisi lain Bank sentral Rusia memberikan angka FDI yang sedikit berbeda per 1 Januari 2022. Diperkirakan angka investasi untuk Siprus lebih dari USD182 miliar dan menyebut Belanda, Luksemburg, Jerman, dan Prancis di antara investor Uni Eropa teratas, dengan aset bernilai antara USD23 miliar dan USD36 miliar.
Secara total, anggota blok itu memiliki aset senilai USD223,3 miliar di Rusia pada akhir 2022, menurut kantor berita tersebut. Tercatat lebih dari USD98 miliar secara resmi dipegang oleh Siprus, dengan Belanda berada di urutan kedua dengan aset USD50,1 miliar.
Jerman memiliki USD17,3 miliar yang diinvestasikan dalam ekonomi Rusia, sementara Prancis dan Italia masing-masing memiliki USD16,6 miliar dan USD12,9 miliar, kata kantor RIA Novosti. Pada akhir 2021, investasi Inggris di Rusia berjumlah USD18,9 miliar.
Selanjutnya ada Swiss yang tampaknya menjadi investor utama lainnya dalam ekonomi Rusia dengan investasi mencapai USD28,5 miliar. Sementara AS sendiri memiliki aset di Rusia senilai USD9,6 miliar, menurut kantor berita itu. RIA tidak mengungkapkan bagaimana mereka memperoleh perkiraan tersebut.
Di sisi lain Bank sentral Rusia memberikan angka FDI yang sedikit berbeda per 1 Januari 2022. Diperkirakan angka investasi untuk Siprus lebih dari USD182 miliar dan menyebut Belanda, Luksemburg, Jerman, dan Prancis di antara investor Uni Eropa teratas, dengan aset bernilai antara USD23 miliar dan USD36 miliar.
Lihat Juga :