IMF Prediksi Ekonomi China Terus Memburuk, Terendah 3,4% di 2028

Sabtu, 03 Februari 2024 - 16:00 WIB
Tanpa respons kebijakan di sektor properti, penurunan investasi real estate yang cukup besar hingga tahun 2025 dapat menyebabkan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) menjadi 1 dan 0,8 poin persentase lebih rendah dari baseline pada 2024 dan 2025. Hal ini akan menurunkan pertumbuhan ke kisaran 3%.

Ekonomi China pulih pada tahun 2023 karena belanja konsumen didorong oleh pembukaan kembali pasca-COVID bersamaan dengan kebijakan pemerintah yang akomodatif. Namun, krisis sektor properti yang sedang berlangsung dan tekanan fiskal pada pemerintah daerah yang menghadapi tingkat utang yang tinggi.

Baca Juga: Ramalan Buruk Ekonomi China di 2024, Terancam Deflasi 6 Bulan ke Depan

Kontraksi yang lebih dalam dari perkiraan di sektor properti dapat semakin membebani permintaan swasta dan memperburuk kepercayaan menambah ketegangan fiskal pemerintah daerah, dan mengakibatkan tekanan disinflasi dan lingkaran umpan balik makro-keuangan yang merugikan. Selain itu, permintaan eksternal yang lebih buruk dari perkiraan dan ketegangan geopolitik menimbulkan risiko ekonomi China.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!