BUMN Muda: Jangan Remehkan Capaian Perusahaan Pelat Merah dengan Isu Diganti Koperasi
Selasa, 06 Februari 2024 - 15:55 WIB
Pada medio 2020 - 2022, BUMN Farmasi bergerak cepat melakukan pengadaan obat, vaksin, hingga alat tes Covid-19 hingga ke luar negeri. Berkolaborasi dengan maskapai penerbangan Garuda Indonesia, termasuk evakuasi WNI dari Wuhan China.
Baca Juga: Erick Thohir: Isu Tak Sehat Jika Ingin Ubah BUMN Jadi Koperasi
BUMN Karya dan Farmasi bergerak sangat cepat membangun Rumah Sakit Covid-19. Ini tentu membutuhkan peralatan medis yang serba terbatas saat itu, namun didatangkan dengan cepat.
Seluruh kondisi itu bagi Soleh, merupakan indikator bahwa BUMN itu harus kuat. BUMN yang kuat berarti harus untung. Karena dengan keuntungan itulah BUMN dapat memberikan kontribusi lagi melalui setoran dividen yang lebih besar lagi pada kas negara.
"Belum terhitung dampak ekonomi lainnya yang lebih luas dari BUMN yang untung itu. Mulai dari penyerapan tenaga kerja yang lebih besar, memperkuat UMKM, hingga membawa nama Indonesia ke mancanegara," ujarnya.
Baca Juga: Erick Thohir: Isu Tak Sehat Jika Ingin Ubah BUMN Jadi Koperasi
BUMN Karya dan Farmasi bergerak sangat cepat membangun Rumah Sakit Covid-19. Ini tentu membutuhkan peralatan medis yang serba terbatas saat itu, namun didatangkan dengan cepat.
Seluruh kondisi itu bagi Soleh, merupakan indikator bahwa BUMN itu harus kuat. BUMN yang kuat berarti harus untung. Karena dengan keuntungan itulah BUMN dapat memberikan kontribusi lagi melalui setoran dividen yang lebih besar lagi pada kas negara.
"Belum terhitung dampak ekonomi lainnya yang lebih luas dari BUMN yang untung itu. Mulai dari penyerapan tenaga kerja yang lebih besar, memperkuat UMKM, hingga membawa nama Indonesia ke mancanegara," ujarnya.
Lihat Juga :