Produk Digital Dongkrak 40% Pendapatan Perusahaan di 2026, Suplai Talenta Perlu DiGenjot

Sabtu, 24 Februari 2024 - 07:39 WIB
Produk digital disebut akan meningkatkan pendapatan perusahaan sebesar 40% pada 2026. FOTO/Ilustrasi
JAKARTA - Gelombang pemutusan hubungan kerja ( PHK ) dan fenomena penangguhan rekrutmen pegawai masih membayangi berbagai sektor usaha secara global termasuk industri teknologi dan digital. Di sisi lain, berdasarkan riset McKinsey dan Bank Dunia, antara 2015-2030 Indonesia butuh 600.000 talenta digital per tahun.

Binar Impact Report 2023 mengungkapkan, produk digital akan meningkatkan pendapatan perusahaan sebesar 40% pada 2026. Namun, kesenjangan keterampilan digital akan membatasinya antara lain akibat kurangnya investasi pelatihan di tempat kerja, kekurangan lulusan teknik informatika berkualitas dan minimnya peluang peningkatan keterampilan. Hal ini dapat menghambat pertumbuhan ekonomi.



Baca Juga: Bidik Ekonomi Digital Rp4.500 Triliun, Pemerintah Luncurkan VID2045

"Di era teknologi dan kecerdasan buatan (AI) saat ini, perubahan cepat dalam pasar tenaga kerja, dampak perubahan iklim, dan transisi demografi, membuat pembelajaran sepanjang hayat (lifelong learning) kian krusial," tulis laporan ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!