UE Menghukum Perusahaan China, Terseret Sanksi Barat Usai Diklaim Dukung Rusia
Senin, 26 Februari 2024 - 09:49 WIB
Ditambah bahwa perusahaan diminta tunduk pada pembatasan ekspor yang lebih ketat untuk barang dan teknologi penggunaan ganda yang dapat membantu sektor pertahanan dan keamanan Rusia. Baca Juga: Jumlah Perusahaan Barat yang Meninggalkan Rusia hingga 2024 Terungkap
Amerika Serikat atau AS dan Eropa telah berulang kali menuduh China membantu Moskow untuk menghindari sanksi Barat dan memasoknya dengan teknologi kunci dan bantuan, seperti helm dan pelindung tubuh.
Sementara itu seperti dilansir RT, China menegaskan kembali pekan lalu bahwa mereka tetap netral dalam konflik Rusia-Ukraina dan tidak akan menjual senjata ke kedua belah pihak.
Sejak pecahnya konflik pada Februari 2022, China secara konsisten menyerukan resolusi politik, dan mengusulkan rencana perdamaiannya sendiri tahun lalu, menuntut gencatan senjata dan pembicaraan di antara Rusia dan Ukraina.
Amerika Serikat atau AS dan Eropa telah berulang kali menuduh China membantu Moskow untuk menghindari sanksi Barat dan memasoknya dengan teknologi kunci dan bantuan, seperti helm dan pelindung tubuh.
Sementara itu seperti dilansir RT, China menegaskan kembali pekan lalu bahwa mereka tetap netral dalam konflik Rusia-Ukraina dan tidak akan menjual senjata ke kedua belah pihak.
Sejak pecahnya konflik pada Februari 2022, China secara konsisten menyerukan resolusi politik, dan mengusulkan rencana perdamaiannya sendiri tahun lalu, menuntut gencatan senjata dan pembicaraan di antara Rusia dan Ukraina.
(akr)
Lihat Juga :